Thursday, December 4, 2014

PUISIKU



MENGEJAR CINTA ILAHII

Aku hanya ingin di cintai MU
Aku ingin KAU menjagaku
SELAMAAAANYA
Rasa ini meresap syahdu di relung kalbuku
Aku tidak mampu membendung air mata syahdu
Haaaaaaahh ………..kah.
Jika ada cintaMU ,penjagaanMU,kasih dan sayangMU
HATI ini tak lagi gundah
Aku mulai menikmati firmanMU yang tak ter tulis itu
Begitu indah dan nyata
Aku ingin rasa ini terus bersemayam di hatiku,sampai nyawa tak lagi di raga
Aku rindu hati ini indah…dengan bunga-bunga CINTAMU
ALLAAAAAAAAAAH
Jangan biarkan cinta hamba ini pergi dari qolbuku
Akan kubagi cinta ini dengan buah hatiku…kekasih hidupku
Jagalah cinta dan hati hamba agar selalu indah
Hamba tidak mau sedikitpun mendengar,mencium,merasa keindahan yang lain
Selain keindahan CINTAMU
Pelihara dan jaga selalu hati dan fikir hamba….
Biarkan hati ini membenci,kemaksiyatan itu…
Marah karena jauh dari ridhoMU
Sedih karena tak bisa merasa keindahan KASIHMU..SAYANGMU
Mataku …telingaku , kuajak bertasbih
Penciuman dan fikirku, ku ajak bertakbir
Rasa Hati dan lisanku ku ajak beristighfar
Aku berserah… ENGKAU begitu indah dengan segalnya
CintaMU  nyata…
Kasih dan sayangMU nyata
PenjagaanMU nyata
Perlindungan MU… Nyata
MenejemenMU…ALLAHU AKBAR
KAU mengatur kehidupan hambaMU yang MEMINTA
Bener –benar indah
Hamba mulai letih…..lelah
CintaMU….yang membuat jari – jemari ini mampu bergerak lentik
Seluruh jiwa raga ini tak tersisa
Hamba serahkan padaMU
HARI ini hamba hanya rindu sujud dalam sholat
Hamba rindu meneteskan air mata ini karena bersamaMU
MENGELUH,MENYEBUT NAMAMU YANG INDAH ITU
MENDENGAR SUARA HATIKU YANG MENCINTA,MERINDUMU
KEDIPAN MATA YANG IKUT BERDZIKIR
AIR MATA HANGAT,KARENA KEHANGATAN CINTAMU
KENING YANG BERBEKAS KARENA MENGHARAP CINTA
TELAPAK YANG TAK ADA RASA FISIK
NAMUN RASA RINGAN TAK TERHINNGGA
HABIS KALIMATKU

INI RAHASIAKU BERSAMA ILAHI…..
INDAH……INDAH…..IN

PUISIKU



                                               

  ISI  HATIKU   

By.  Nur Ainiyah Mued
Kegembiraanku  pasti kubagi
Kesedihanku juga
Mulai dari aku tahu
Sampai aku mengerti
Ada yang tersenyum
Ada acuh
Bahkan ada yang marah
Saat aku mulai mengerti warna matahari
Saat aku mulai mengerti indahnya bintang….
Saat itu pula aku  mulai merasa
Rasa …rasa …dan rasa…
Ketika kecewa..pedih,masih mudah kuabaikan
Saat bahagia… ku ekspresikan
Namun aku tidak tahu ,dan tidak mau tahu , apa yang akan terjadi ….
Kunikmati rasa itu tanpa beban…..
Kupejamkan mata ringan sekali…..
Aku buka mata…..nikmat sekali……
Aku bangun..hatidan jiwaku indah terasa
Tak ada resah,galau,sedih…
Tapi waktu itu aku belum mengenal“SUBHAANALLAH”
Aku bahagia,gembira, sedihpun jadi indah
Karena aku tak suka lama-lama bersedih
Aku juga tak suka ,jika sedih aku sendiri…itu bukan AKU
Aku adalah …temanmu,sahabatmu,kakakmu,adikmu
Haaaah ….tapi aku memilih untuk tidak memilih
Aku tahu apa yang kumau
Aku berjalan pasti,penuh asa,arti bahkan makna
Entah dari mana energy itu……
Aku tahu …energy itu dari ABAKU…MAMAKKU
Orang- orang yang menyayangiku
Tapi waktu itu aku belum mengenal
Belum tahu, belum paham,apalagi mengerti
Mengapa terasa indah,nikmat
Oh …kecewa, oh..sedih, oh..gembira dan oh…oh  yang lain
Tak kurasa, semua datar tapi terasa
Naaaaaaaaaaaahhhhh………..
Usia ini ternyata berlalu
Bulan, matahari,bumi,bintang bahkan angin
Beranjak seperti usiaku
Berubah…
Bulan sinarnya juga berubah
Matahari sinarnya mulai beda
Wahai bumi ,kau juga sekarang mulai marah
Bintang …seperti biasa hanya KAU yang tak pernah menetap
Kakiku mulai belajar berjalan ..tanpa tangan ABAKU
Hatiku mulai ,ada RASA….
Sedih, lelah,bahagia,kece wa,marah,benci..smua rasa itu ?
Kutertegun …..
Tapi….aku belum tahu
Aku dimana ini
Aku ini siapa
Aku harus bagaimana
Teruus mau kemana
Wadugh……..
Aku …. Tidak sadar, kata orang berjalan dibawah alam sadar..
Ok…kuputuskan melangkah mengikuti…arah hatiku
Tapi ntah……itu kata hatiku atau egoku
Kakiku salah melangkah
Mataku salah melihat.telingaku salah mendengar,tanganku salah memegang
Aku juga tidak tahu apa kata hatiku waktu itu
Ada yang marah, ups….benci… meradang
Adugh…..gimana ini katanya
Hemmmm…ada yang mencinta, merindu
Kuikuti  alur ini sampai usai namun ternyata tak berujung
Kumulai …rasa ini dengan indah
Sedih jadi indah
Lelah jadi indah
Marah jadi indah
Rindupun menjadi indah
Saat hadir rasa ini, kulihat titik ufuk itu berwarna merah
Namun suatu waktu warna itu berubah
Itu warna dari mana
Aku tahu …ufuk itu memang kadang indah
Lalu ada beberapa orang yang tahu kalau ufuk itu indah
Atau mereka tahunya …bukan indah
Ahhhhh ……
Untuk apa ….. berlalulah
Kisah ini aku OFF dulu……aku ada bab …dengan judul lain